Silver Lining Playbook

Silver Lining Playbook (2012)

Kapan terakhir kali Anda menonton film komedi romantis (romcom) yang tidak penuh klise?

Menurut saya Silver Lining Playbook adalah salah satunya. Menceritakan Pat (Brandon Cooper) yang baru keluar dari rumah sakit jiwa selama 8 bulan karena kejadian yang menimpanya. Mengidap bipolar dan menangkap basah istrinya selingkuh rupanya bukan kombinasi yang baik. Akan tetapi kegilaannya membuat ia masih tetap memuja istrinya, meski istrinya memiliki perintah penahanan (restraining order) jika ia berada dalam radius kurang dari 5 meter dari istrinya.

Silver-Linings-Playbook,-Bradley-Cooper

Crazy Pat, with his “sweat suit” made of trash bag.

Karenanya ia terpaksa tinggal di rumah orang tuanya. Bersama ayahnya, Pat Sr. (De Niro) yang mengidap OCD dan percaya takhayul dan sangat menggemari Football, dan ibunya Dolores (Jacki Weaver) yang penuh kasih dan sangat mensupport anggota keluarganya. Pat Sr. berharap banyak akan Pat karena ia yakin anak bungsunya itu memberi nasib baik pada klub andalannya setiap kali mereka menonton siaran pertandingannya bersama.

Sampai suatu ketika Pat dikenalkan dengan adik ipar temannya, Tiffany (Jennifer Lawrence) yang dalam shocknya atas kematian suaminya, melakukan tindakan menyimpang di kantornya sehingga ia dipecat dari pekerjaannya. Kata-kata Pat yang kasar namun jujur, dan penampilan Tiff yang manis namun misterius memunculkan percikan antara keduanya. Kemudian cerita dan konflik berkembang dari sana. Bagaimana kedua insan ‘bermasalah’ ini saling berinteraksi dan mencoba memanfaatkan satu sama lain.

lawrence_2397638b

Crazy Tiffany, sweet but all mysterious and bitter and, did I mention, crazy?

Sebagaimana kualitas film drama ditunjang dari permainan aktor dan aktrisnya, film ini benar-benar menampilkan performa akting yang ciamik. Bradley Cooper dan Jennifer Lawrence menyajikan chemistry yang unik. Bagaimana menjadi orang yang tidak normal, dengan gangguan jiwa, saling jatuh cinta. Tidak salah jika JLaw dianugerahi Oscar untuk perannya disini. Begitu juga dengan peran pembantu Pat Sr. oleh De Niro. Ia berhasil menampilkan sesosok ayah yang meski tegas dan keras, menjadi tak berdaya menghadapi anaknya yang ‘gila’ tapi sangat ia sayangi.

silver linings playbook

Pat: I ordered raisin bran because I didn’t want there to be any mistaking it for a date.
Tiffany: It can still be a date if you order raisin bran.
Pat: That’s not a date.

Tone gambar yang homie dan sudut pengambilan gambar yang wajar membuat penonton nyaman berfokus kepada dua sosok Pat dan Tiffany tanpa membuat bosan. Tapi kunci di pemahaman penonton akan perasaan kedua tokoh utama ada di soundtrack yang dimainkan pada adegan-adegan yang tepat. Rasanya tidak salah jika film ini masuk nominasi Best Pictures (meski kalah dari Argo).

Kesimpulan: Sebuah film dewasa layak tonton yang menyentuh dan menghibur.

Pat: You have to do everything you can, you have to work your hardest, and if you do, you have a shot at a silver lining.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *